CATATAN SEDERHANA TENTANG KEHIDUPAN

Posted: Februari 24, 2010 in Uncategorized
Tag:, ,

Kita hidup tidak sendiri, namun tidak kemudian hidup kita menjadi terabaikan. Hukum keseimbangan menjadi jawaban atas permasalahan kehidupan. Arus besar kehidupan di dunia yang cenderung mencari selamatnya diri sendiri (bukan selamatnya kemanusiaan), ditambah dengan gaya hidup konsumtif membawa kita pada keadaan yang makin menyudutkan kita pada situasi “jalan buntu”. Tidak ada pilihan selain mengorbankan yang lain daripada kita menjadi korbannya.

Keadaan demikian sungguh mengkuatirkan bila kita tidak segera sadar dan kritis konstruktif terhadap apa yang terjadi saat ini. Kehidupan di dunia bukan menjadi milik kita pribadi, karena kita tidak hidup sendiri. Ada kepentingan dan tujuan yang lebih besar dari sekedar memuaskan hasrat dan nafsu “memiliki” segalanya tanpa memperhatikan lingkungan sekitarnya.

Saatnya kita memulai dengan mengubah kontruksi pikiran sebelum kita semakin masuk jauh ke dalam lingkaran yang membius alam kesadaran sebagai manusia yang hidup berdampingan dengan alam.

Ada banyak hal yang dapat kita lakukan dengan kemampuan yang kita miliki, tampa harus bergantung pada yang lain. Mulailah dari hal-hal kecil dimana kita bisa menciptakan kondisi yang dapat mengubah lingkungan menjadi lebih baik.

Tidak mudah melawan keinginan dan menggantikannya dengan kebutuhan. Keinginan dan kebutuhan seolah hampir tiada beda. Derasnya arus informasi membuat kita menganggap apa yang sebenarnya bukan sebagai kebutuhan menjadi mutalk diperlukan. Prinsip dan keyakinan kita telah dikontrol oleh beragam informasi yang masuk ke alam pikiran tanpa filter. Pendidikan yang ditanam sejak kita kecil melalui keluarga, kehidupan bermasyarakat yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kegotongroyongan perlahan tapi pasti mulai tercabut. Perjalanan waktu yang akan memastikan bahwa kita benar-benar telah kehilangan akar berupa keyakinan dan prinsip hidup yang telah kita dapat melalui pelajaran dan pengalaman hidup, serta institusi yang mengajarkan norma dan etika hidup berdampingan dengan alam semesta.

Membangun kesadaran yang utuh bahwa setiap unsur yang ada dalam kehidupan ini saling terkait. Gangguan pada salah satu unsur akan mempengaruhi unsur lain yang terangkai dalam satu sistem kehidupan. Kesadaran dapat dibangun dengan memulai melakukan hal-hal yang dapat mengurangi ketergantungan kita pada piranti, media atau wahana yang berpotensi menghancurkan sistem kehidupan alam semesta.

Selain itu, perlu untuk membangun pemahaman bahwa setiap hal hidup berdampingan. Ada cinta ada benci, ada baik ada buruk, ada positif ada negative, dan seterusnya. Pengertian yang demikian akan membawa kita pada pemahaman akan berlakunya hukum keseimbangan. Inilah realitas, tanpa memahaminya akan sulit bagi kita dapat memaknai hidup. Semoga kehidupan menjadi lebih baik![fas]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s